Menu Tutup

Garis Bilangan Penjelasan Materi Lengkap Kelas 7

Penjelasan

Apa sih garis bilangan itu? Dalam perhitungan bilangan bulat menggunakan garis tersebut. Kali ini akan menjelaskan penggunaan dan contoh garis bilangan.

Pengertian

Garis bilangan yaitu media yang digunakan dalam pembelajaran materi bilangan bulat. Garis bilangan bulat tentu berbeda dengan garis bilangan pecahan. Dalam penggunaannya ada prinsip-prinsipnya.

Prinsip Penggunaan

  • Posisi awal aktivitas peragaan harus dimulai dari skala 0.
  • Jika bilangan pertamanya positif maka ujung anak panah diarahkan ke bilangan positif dan bergerak maju dengan skala yang besarnya sama dengan bilangan pertama. Jika bilangan pertamanya negatif maka ujung anak panah diarahkan ke bilangan negatif dan bergerak maju.
  • Penjumlahan digerakkan maju dan pengurangan digerakkan mundur.

Penjumlahan dan Pengurangan Menggunakan Garis Bilangan

Menurut Samidi penjumlahan bilangan bulat menggunakan garis tersebut. Langkah-langkah penjumlahan garis bilangan bulat dengan garis bilangan yaitu :

  • Contohnya, 5 + 4 = ?
  • Membuat garis dari 0 kemudian langkahkan lima satuan ke kanan
  • Dari angka 5 gerakkan atau langkahkan maju ke empat satuan
  • Maka hasilnya adalah angka 9. Jadi 5 + 4 = 9

Penjumlahan bilangan positif dan negatif

  • Contohnya, 8 + (-2) = ?
  • Membuat garis lengkung dari 0 kemudian langkahkan 8 langkah ke kanan
  • Karena minus dua maka langkahkan dua langkah mundur
  • Dan hasilnya yaitu 6

Penjumlahan bilangan bulat negatif dan positif

  • Contoh, -8 + 3 =?
  • Membuat garis lengkung dari 0 kemudian langkahkan 8 satuan ke kiri
  • Kemudian maju 3 satuan ke kanan
  • Hasilnya adalah -5. Jadi -8 + 3 = -5

Menjumlahkan bilangan bulat negatif dan negatif

  • Contoh, -3 + (-4)
  • Membuat garis lengkung dari 0 kemudian langkahkan 3 satuan ke kiri
  • Langkahkan maju mundur ke kiri sebanyak 4 satuan
  • Hasilnya adalah -7. Jadi -3 + (-4) = -7

Perkalian dan Pembagian Bilangan Bulat Menggunakan Garis Bilangan

Perkalian Bilangan Bulat

Perkalian bilangan positif dan positif

Berikut penggunaan untuk hitungan perkalian yaitu :

  • Contoh, 4 x 2 =?
  • Letakkan model pada angka 0 dan menghadap bilangan positif
  • Maju sebanyak 4 langkah sebanyak dua 2 loncatan
  • Dan hasilnya adalah 8.

Perkalian bilangan positif dan negatif

  • Contoh, 2 x (-4)
  • Letakkan model atau alat peraga di angka 0 dan menghadap ke bilangan negatif
  • Langkahkan model atau alat peraga 2 kali langkah dan sebanyak 4 kali loncatan
  • Dan hasilnya adalah -8. Jadi 2 x (-4) = -8
  • Cara perhitungan ini sama dengan perkalian bilangan negatif dan positif

Perkalian bilangan negatif dan negatif

  • Contoh, -3 x (-3) =?
  • Letakkan model atau alat peraga di angka 0 dan menghadap ke bilangan positif (karena perkalian bilangan negatif dengan bilangan negatif akan menghasilkan bilangan positif)
  • Langkahkan mundur 3 satuan dan sebanyak 3 kali loncatan
  • Hasilnya adalah 9. Jadi -3 x (-3) = 9

Pembagian Bilangan Bulat

Dalam perhitungan pembagian bilangan bulat tentu ada ketentuan yang harus dipenuhi yaitu :

  • Menunjukkan bilangan yang dibagi contoh diberi huruf a dengan skala bilangan pembaginya di beri huruf b
  • Jika b > 0 (bilangan positif), maka posisi awal alat peraga menghadap ke bilangan positif
  • Jika b < 0 (bilangan negatif), maka posisi awal alat peraga menghadap ke bilangan negatif
  • Hasilnya ditentukan dari jumlah langkah
  • Jenis bilangannya ditentukan dari gerakan mundur atau majunya alat peraga

Pembagian bilangan bulat positif dan positif

  • Contoh, 20 : 4 =?
  • 20 sebagai a dan 4 sebagai b
  • B > 0 maka posisi awal menghadap ke bilangan positif
  • Karena pembagian maka langkahnya mundur sampai ke angka 0. Untuk bisa sampai di angka 6 berarti alat peraga bergerak maju sebanyak 2 loncatan
  • Maka jumlah langkah alat peraga yaitu 3 langkah mundur untuk sampai ke angka 0

Pembagian bilangan bulat positif dengan negatif

  • Contoh, 8 : (-4)
  • b < 0 maka model atau alat peraga menghadap ke bilangan negatif
  • Untuk sampai di bilangan 8 maka alat peraga bergerak mundur 4 loncatan setiap langkahnya. Jumlah langkah mundur alat peraga yaitu 2 langkah mundur yang bernilai negatif

Penulis : Shinta Febriyana Widyaswari Saputri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Instagram
WhatsApp WhatsApp us