Menu Tutup

Pemuaian Adalah Materi yang Wajib Di Pahami oleh Siswa Kelas 7 SMP

Jenis dan Sifat Pemuaian

Pemuaian adalah suatu perubahan ukuran beberapa zat akibat pengaruh panas (kalor). Lalu bagaimana pemuaian dapat terjadi? Setiap zat mempunyai koefisien muai. Jadi pemuaian terjadi karena suatu zat terkena kalor atau mengalami perubahan kalor sehingga zat akan memuai.

Pemuaian terjadi pada zat padat, zat cair dan zat gas. Pada zat padat terjadi pemuaian panjang, pemuaian luas dan pemuaian volume. Sedangkan pemuaian voluem hanya terjadi pada pemuaian zat cair dan pemuaian gas. Kali ini kita akan kupas tuntas tentang materi pemuaian. Simak dan catat baik-baik ya.

Seperti yang dijelaskan secara singkat diatas bahwa pemuaian merupakan perubahan ukuran suatu zat diakibatkan adanya pengaruh kalor. Pemuaian biasanya diikuti dengan perubahan suhu yang semakin naik. Pemuaian ini ada yang bersifat menguntungkan dan ada yang bersifat merugikan.

Pemuaian yang Menguntungkan

Ternyata dengan terjadi pemuaian membawa manfaat.

Pemuaian pada Keping Bimetal

Yaitu pemuaian pada keping bimetal yang digunakan di alat-alat listrik. Keping bimetal sangat peka terhadap perubahan suhu. Contohnya pada setrika yang fungsinya sebagai safety tool dari kebakaran atau korsleting.

Pemasangan bingkai roda logam pada pedati atau kereta api.

Pada keadaan normal, bingkai roda pada pedati dibuat lebih kecil daripada tempatnya sehingga tidak memungkinkan untuk dipasang secara langsung. Untuk memasangnya, besi dipanaskan sehingga memuai dan ukurannya lebih besar sehingga akan memudahkan untuk memasangkannya. Ketika suhu dingin maka ukuran bingkai akan kembali mengecil dan terpasang kuat.

Pemuaian yang Merugikan

Namun pemuaian juga bisa merugikan. Berikut contoh-contoh pemuaian yang merugikan.

Sambungan pada Rel Kereta Api

Untuk menyambung rel kereta api harus memberikan celah antar batang rel satu dengan batang rel lain. Hal ini bertujuan untuk memberikan ruang muai pada batang tersebut. Jika tidak diberi jarak atau celah maka rel akan bengkok.

Pemasangan Kaca Jendela

Untuk memasang kaca jendela maka harus diberikan ruang muai bagi kaca. Koefisien muai kaca ini lebih besar dibandingkan koefisien muai kayu. Jika suhu naik maka muai kaca akan semakin bertambah, sedangkan jika suhu turun maka muai kaca akan menurun. Ketika suhu naik ini lah yang harus diperhatikan agar tidak terjadi pembengkokan pada bingkai.

Jenis-Jenis Pemuaian

1.Pemuaian Zat Padat

Pemuaian zat padat yaitu pemuaian yang terjadi dan mengkibatkan bertambahnya panjang, lebar atau volume suatu zat padat atau benda. Pemuaian zat padat ini terbagi menjadi pemuaian panjang, pemuaian luas dan pemuaian volume. Berikut akan dijelaskan masing-masing jenis pemuaian zat padat.

Pemuaian Panjang

Pemuaian panjang yaitu pemuaian yang mengakibatkan pertambahan panjang benda karena pengaruh suhu. Besarnya pemuaian zat pada tergantung pada konstanta muai panjang dan nilai konstanta setiap zat berbeda. Pemuaian panjang benda disebabkan oleh beberapa factor yaitu panjang mula-mula benda, besar kenaikan suhu dan jenis benda. Berikut rumus pemuaian panjang

Berikut tabel koefisien muai panjang dari beberapa zat padat.

Pemuaian Luas

Pemuaian luas yaitu pemuaian yang mengakibatkan pertambahan panjang dan lebar suatu benda. Contoh dari pemuaian luas ini adalah pemuaian yang terjadi pada kaca jendela dan lempengan logam yang dipanaskan. Berikut rumus untuk menghitung pemuaian luas.

Pemuaian Volume

Pemuaian volume yaitu pemuaian yang mengakibatkan pertambahan panjang, lebar dan tebal suatu benda. Perubahan ini akibat dari perubahan suhu. Contoh pemuaian volume yaitu balok besik yang dipanaskan. Berikut rumus untuk menghitung pemuaian volume.

2. Pemuaian Zat Cair

Pemuaian zat cair yaitu pemuaian yang terjadi pada cairan akibat dari perubahan panas atau kalor. Contoh pemuaian zat cair yaitu naiknya air raksa pada ketika mengenai benda yang panas. Air raksa naik karena memuai. Selain itu memasak air yang lama-kelamaan air akan meluap dan tumpah. Hal ini karena air mengalami pemuaian akibat dari pemanasan.

3. Pemuaian Zat Gas

Pemuaian zat gas yaitu pemuaian yang terjadi pada zat gas akibat dari perubahan panas atau kalor. Contoh pemuaian zat gas yaitu balon yang meletus apabila terkena panas. Kemudian ban mobil atau motor yang tiba-tiba meletus akibat pemanasan yang ditimbulkan dari gesekan antara ban dengan aspal.

Untuk menguji pemahaman kalian tentang pemuaian, berikut ada contoh soal pemuaian yang bisa kalian kerjakan dan pelajari.

pada mulanya sebuah logam memiliki panjang 30 cm. kemudian menerima panas dan suhunya naik sebesar 300C. Jika koefisien muai panjang logam yaitu 0,001/0C. Berapakah besar pemuaian panjang yang terjadi pada logam tersebut?

Diket               : Lo = 30 cm = 0,3 m

                         Delta T = 300C

                         α = 0,001/0C

Ditanya           : Delta x (besar pemuaian panjang)……………?

Jawab              : Delta x = Lo.α.Delta T

                                      = 0,3 m . 0,001/0C . 300C

                                      = 0,009 m

Itu tadi ulasan lengkap seputar pemuaian. Jika kalian ingin memperoleh berbagai informasi seputar materi pelajaran lainnya, kalian bisa mengunjungi website www.seventh-education.com.

Selamat belajar dan semoga bermanfaat.

Penulis : Shinta Febriyana Widyaswari Saputri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Instagram
WhatsApp WhatsApp us